Sabtu, 25 Februari 2017

PERTEMUAN 4 PENGEMBANGAN E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN KIMIA



A.    Definisi E-learning

E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan  teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Adapun beberapa definisi dari e-learning diantaranya:

1.       Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran

2.      Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi 

3.      Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar
mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung
antara guru dengan siswa 


B.     Karakteristik E-learning
Karakteristik E-learning menurut Nursalam (2008:135) adalah sebagai berikut:

1.      Memanfaatkan jasa teknologi elektronik

2.      Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan computer networking)

3.      Menggunakan bahan ajar yang bersifat mandiri (self learning materials) kemudian disimpan di komputer, sehingga dapat diakses oleh doesen dan mahasiswa kapan saja dan dimana saja.

4.      Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.


C.     Kelebihan Dan Kekurangan Sistem Pengajaran E-Learning

Jika dikaitkan antara kebutuhan pembangunan perpustakaan digital dengan tujuan penyelenggaraan e-learning, maka harus diperhaikan beberapa kelebihan dan kekurangan dari e-leraning. Diantara beberapa kelebihan e-learning, yaitu:

1.      Lebih mudah diserap, artinya menggunakan fasilitas multimedia berupa gambar, teks, animasi, suara, dan video.

2.       Jauh lebih efektif dalam biaya, artinya tidak perlu instruktur, tidak perlu minimum audiensi, bisa dimana saja, bisa kapan saja, murah untuk diperbanyak.

3.      Jauh lebih ringkas, artinya tidak banyak formalitas kelas, langsung pada pokok bahasan, mata pelajaran sesuai kebutuhan.

4.      Tersedia 24 jam/hari – 7 hari/minggu, artinya penguaasaan materi tergantung pada semangat dan daya serap siswa, bisa dimonitor, bisa diuji dengan e-test.

Disini kita dapati secara sederhana kelebihan E-learning ialah memberikan fleksibilitas, interaktivitas, kecepatan, visualisasi melalui berbagai kelebihan dari masing-masing media.



Namun sebagai catatan, e-learninng tetaplah produk manusia yang masih ada kekuranganya. Kekurangan E-learning (Nursalam, 2008:140) diantaranya sebagai berikut :



1.      Kurangnya interaksi antara pengajar dan pelajar atau bahkan antar pelajar itu sendiri.

2.      Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya membuat tumbuhnya aspek bisnis/komersial.

3.      Proses belajar mengajar cenderung ke arah pelatihan dari pada pendidikan.

4.      Berubahnya peran pengajar dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT (information, communication, dan technology).

5.      Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet ( mungkin hal ini berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, telepon, ataupun komputer).

6.      Kurangnya sumber daya manusia yang menguasai internet.

7.      Kurangnya penguasaan bahasa komputer.

8.      Akses pada komputer yang kurang memadai dapat menjadi masalah tersendiri bagi peserta didik.

9.      Peserta didik bisa frustasi jika mereka tidak bisa mengakses grafik, gambar, dan video karena peralatan yang tidak memadai.

10.  Informasi dapat bervariasi dalam kualitas dan akurasi sehingga penduan dan fitur pertanyaan diperlukan.

11.  Peserta didik dapat merasa terisolasi.



DAFTAR PUSTAKA
 Nursalam dan Ferry Efendi. 2008. Pendidikan dalam Keperawatan. Jakarta:
Salemba Medika.
(https://1582-5114-1-SM.pdf)Muntinah, Dwi. Penerapan Metode E-Learning Dan Layanan Sirkulasi Sebagai Model Pembangunan Digital Library.


 



26 komentar:

  1. Terdapat beberapa komponen dalam model mental, seberapa penting pengaruh model-model ini pada model mental dalam model pengembangan e-learning?

    BalasHapus
  2. menurut anda apakah terdapat kelemahan atau kekurangan dalam pembelajaran melalui e-learning? tolong jelaskan

    BalasHapus
  3. Tambahan:
    Yang perlu diperhatikan sebelum memilih menggunakan/memanfaatkan e-learning untuk kegiatan pembelajaran adalah studi kelayakan. Ketersediaan TIK seperti internet, infrastruktur pendukung (listrik, komputer), sumber daya manusia pengelola (producers, admin), dengan e-learning apakah kegiatan yang dilakukan menguntungkan, dan fungsi e-learning tersebut sebagai tambahan, pelengkap atau pengganti.

    BalasHapus
  4. Apakah dengan penggunaan e-learning dalam pembelajaran mampu menghubungkan ranah afektif dan psikomotorik pada siswa? Lalu bagaimana cara anda jika anda berperan sebagai seorang guru dalam mengevaluasi hal tersebut?

    BalasHapus
  5. Model pengajaran berbasis web juga menekankan penilaian pada level tugas. Evaluasi tidak sekedar untuk mengetahui tingkat pemahaman suatu materi, tetapi dikembangkan untuk menilai pencapaian penyelesaian tugas. Mahasiswa tidak dievaluasi sampai sejauh mana pengetahuan yang dimilikinya tetapi bagaimana ia memanfaatkan pengetahuannya untuk menyelesaikan suatu permasalahan.
    Uraian di atas menunjukan bahwa sebagai dasar dari e-learning adalah pemanfaatan teknologi internet. Jadi e-learning merupakan bentuk pembelajaran konvensional yang dituangkan dalam format digital melalui teknologi internet. Oleh karena itu e-learning dapat digunakan dalam sistem pendidikan jarak jauh dan juga sistem pendidikan konvensional. Dalam pendidikan konvensional fungsi e-learning bukan untuk mengganti, melainkan memperkuat model pembelajaran konvensional.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Apakah menurut anda e-learning cukup efektif untuk diterapkan dalam proses pembelajaran? berikan alasannya

    BalasHapus
  8. kita tahu bahwasannya e-learning guru tidak dapat langsung membimbing siswa/murid dalam pembelajaran, bagaimana anda sebagai seorang guru meminimalisir hal tersebut?

    BalasHapus
  9. Jika anda nanti mengajar, apakah anda akan menerapkan sistem e-learning? Mengapa? Jika iya e-learning seperti apa yang akan terapkan?

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. bagaimana cara mengajar yang baik bila melalui e-learning?

    BalasHapus
  12. bagaiamana cara anda untuk mngatasi kekurangan dari e-learning yaitu : Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya membuat tumbuhnya aspek bisnis/komersial!

    BalasHapus
  13. pada keleihannya, yakni Jauh lebih ringkas, artinya tidak banyak formalitas kelas, langsung pada pokok bahasan, mata pelajaran sesuai kebutuhan.coba anda jelaskandengan menggunakan contoh?

    BalasHapus
  14. pada kelebihan elearning anda mengatakan : Lebih mudah diserap, artinya menggunakan fasilitas multimedia berupa gambar, teks, animasi, suara, dan video.
    pada kekurangan elearning anda juga mengatakan : Peserta didik bisa frustasi jika mereka tidak bisa mengakses grafik, gambar, dan video karena peralatan yang tidak memadai.
    bagaimanakah yg harus dilakukan sebaiknya agar kekurangan tersebut dapat diminimalisirkan ?

    BalasHapus
  15. kekurangan elearning salah satunya yaitu Peserta didik dapat merasa terisolasi. jelaskan bagaiman elearning dapat membuat Peserta didik dapat merasa terisolasi!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin menjawab : Salah satu dampak penggunaan internet yang dapat kita rasakan langsung adalah internet dapat membuat kita menjadi manusia yang jarang bersosialisasi di kehidupan nyata, begitu pula dengan siswa yang belajar e-learning dengan mengakses internet .

      Hapus
  16. Apa saja kekurangan dari eleraning dalam pandang siswanya?

    BalasHapus
  17. jelaskan : Informasi dapat bervariasi dalam kualitas dan akurasi sehingga penduan dan fitur pertanyaan diperlukan

    BalasHapus
  18. sedikit menambahkan
    Penerapan e-learning banyak variasinya, karena perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat. Ahli menekankan penerapan e-learning pada pembelajaran secara online dan dibagi menjadi dua yaitu sederhana dan terpadu. Penerapan e-learning yang sederhana hanya berupa kumpulan bahan pembelajaran yang dimasukkan ke dalam web server dan ditambah dengan forum komunikasi melalui e-mail dan atau mailing list (milist). Penerapan terpadu yaitu berisi berbagai bahan pembelajaran yang dilengkapi dengan multimedia dan dipadukan dengan sistem informasi akademik, evaluasi, komunikasi, diskusi, dan berbagai sarana pendidikan lain, sehingga menjadi portal e-learning. Pembagian tersebut di atas berdasarkan pada pengamatan dari berbagai sistem pembelajaran berbasis web yang ada di internet. Ada tiga jenis format penerapan e-learning, yaitu:
    1. Web Supported e-learning, yaitu pembelajaran tetap dilakukan secara tatap muka dan didukung dengan penggunaan website yang berisi rangkuman tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, tugas, dan tes singkat
    2. Blended or mixed mode e-learning, yaitu sebagaian proses pembelajaran dilakukan secara tatap muka dan sebagian lagi dilakukan secara online
    3. Fully online e-learning format, yaitu seluruh proses pembelajaran dilakukan secara online termasuk tatap muka antara pendidik dan peserta didik juga dilakukan secara online yaitu dengan menggunakan teleconference.

    BalasHapus
  19. Apa hal pokok yang mendasari elearing agar dapat efektif ?

    BalasHapus
  20. di dalam mengembangkan e-learning juga harus memperhatikan segi kebutuhan sekolah dan juga siswanya. bagaimana anda menanggapi hal tersebut jika nantinya anda ditugaskan di daerah yang jauh dari kata modern?

    BalasHapus
  21. apakah kita dapat memilih e-learning walaupun tidak memenuhi kriteria yang ada?

    BalasHapus
  22. sedikit menambahkan
    Nedelko (2008), menyatakan ada tiga jenis format penerapan e-learning, yaitu:
    1. Web Supported e-learning, yaitu pembelajaran tetap dilakukan secara tatap muka dan didukung dengan penggunaan website yang berisi rangkuman tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, tugas, dan tes singkat
    2. Blended or mixed mode e-learning, yaitu sebagaian proses pembelajaran dilakukan secara tatap muka dan sebagian lagi dilakukan secara online
    3. Fully online e-learning format, yaitu seluruh proses pembelajaran dilakukan secara online termasuk tatap muka antara pendidik dan peserta didik juga dilakukan secara online yaitu dengan menggunakan teleconference.

    BalasHapus
  23. Tolong jelaskan pentingnya e-learning dalam pembelajaran kimia!

    BalasHapus
  24. Agar implementasi e-learning tidak dianggap hanya sekedar mengikuti trend saja maka dalam pelaksanaannya harus diupayakan sedemikian rupa agar dapat diperoleh manfaat yang optimal. Seperti halnya pembelajaran dengan cara lain, e-learning dapat memberikan manfaat yang optimal jika beberapa kondisi terpenuhi.jelaskan kondisi yang seperti apakah itu.

    BalasHapus
  25. menambahkan
    Adapun kelemahan e-learning dipandang dari segi peserta didik antara lain:
    1. Merasa kesepian, peserta didik dapat merasa kesepian karena tidak adanya interaksi fisik dengan pendidik dan teman-temannya, terutama untuk modelfully online e-learning format.
    2. Keterampilan menggunakan peralatan ICT, peserta pendidik yang tidak terampil menggunakan peralatan ICT, akan kesulitan dalam mengikuti pembelajaran sehingga dapat mempengaruhi hasil akhir pembelajaran.
    3. Peserta didik yang tidak disiplin dan kurang memilikii motivasi untuk belajar akan sulit mengikuti tahap-tahap proses pembelajaran.
    4. Ada beberapa konsep-konsep pembelajaran yang sulit untuk dimodelkan atau dipelajari tanpa bimbingan pendidik.
    5. Adanya permasalahan saat menentukan format evaluasi yang tepat berhasil atau tidaknya peserta pendidik didalam mengikuti pembelajaran secarae-learning.

    BalasHapus