A.
Definisi E-learning
E-learning adalah suatu sistem
atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses
belajar mengajar. Adapun beberapa definisi dari e-learning diantaranya:
1.
Pembelajaran
yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga
mampu mendukung proses pembelajaran
2.
Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan
prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi
3.
Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk
proses belajar
mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung
antara guru dengan siswa
mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung
antara guru dengan siswa
B.
Karakteristik E-learning
Karakteristik E-learning menurut Nursalam (2008:135) adalah sebagai berikut:
Karakteristik E-learning menurut Nursalam (2008:135) adalah sebagai berikut:
1.
Memanfaatkan jasa teknologi elektronik
2.
Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan
computer networking)
3.
Menggunakan bahan ajar yang bersifat mandiri (self
learning materials) kemudian disimpan di komputer, sehingga dapat diakses oleh
doesen dan mahasiswa kapan saja dan dimana saja.
4.
Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan
belajar, dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat
dilihat setiap saat di komputer.
C. Kelebihan
Dan Kekurangan Sistem Pengajaran E-Learning
Jika dikaitkan antara kebutuhan
pembangunan perpustakaan digital dengan tujuan penyelenggaraan e-learning, maka harus diperhaikan beberapa
kelebihan dan kekurangan dari e-leraning. Diantara beberapa kelebihan e-learning, yaitu:
1. Lebih mudah diserap, artinya menggunakan fasilitas
multimedia berupa gambar, teks, animasi, suara, dan video.
2. Jauh lebih efektif
dalam biaya, artinya tidak perlu instruktur, tidak perlu minimum audiensi, bisa
dimana saja, bisa kapan saja, murah untuk diperbanyak.
3. Jauh lebih ringkas, artinya tidak banyak formalitas kelas,
langsung pada pokok bahasan, mata pelajaran sesuai kebutuhan.
4. Tersedia 24 jam/hari – 7 hari/minggu, artinya penguaasaan
materi tergantung pada semangat dan daya serap siswa, bisa dimonitor, bisa
diuji dengan e-test.
Disini kita dapati secara sederhana
kelebihan E-learning ialah memberikan fleksibilitas, interaktivitas, kecepatan,
visualisasi melalui berbagai kelebihan dari masing-masing media.
Namun sebagai catatan, e-learninng tetaplah produk manusia yang masih ada kekuranganya.
Kekurangan E-learning (Nursalam, 2008:140) diantaranya sebagai berikut :
1. Kurangnya interaksi antara pengajar dan pelajar atau bahkan
antar pelajar itu sendiri.
2. Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial
dan sebaliknya membuat tumbuhnya aspek bisnis/komersial.
3. Proses belajar mengajar cenderung ke arah pelatihan dari pada
pendidikan.
4. Berubahnya peran pengajar dari yang semula menguasai teknik
pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran
yang menggunakan ICT (information, communication, dan technology).
5. Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet ( mungkin hal
ini berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, telepon, ataupun komputer).
6. Kurangnya sumber daya manusia yang menguasai internet.
7. Kurangnya penguasaan bahasa komputer.
8. Akses pada komputer yang kurang memadai dapat menjadi
masalah tersendiri bagi peserta didik.
9. Peserta didik bisa frustasi jika mereka tidak bisa mengakses
grafik, gambar, dan video karena peralatan yang tidak memadai.
10. Informasi dapat bervariasi dalam kualitas dan akurasi
sehingga penduan dan fitur pertanyaan diperlukan.
11. Peserta didik dapat merasa terisolasi.
DAFTAR PUSTAKA
Nursalam dan Ferry Efendi. 2008. Pendidikan dalam Keperawatan. Jakarta:
Salemba Medika.
Salemba Medika.
(https://1582-5114-1-SM.pdf)Muntinah, Dwi. Penerapan Metode E-Learning Dan Layanan Sirkulasi Sebagai
Model Pembangunan Digital Library.
